Rapat Rencana Tindak Lanjut AMI 2024

Politeknik Bina Trada Semarang mengadakan kegiatan Audit Mutu Internal pada akhir Desember 2023 merupakan kegiatan evaluasi diri Penguruan Tinggi untuk memenuhi Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) dan Permendikbud Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi . Pada tanggal 23-24 Januari 2024 seluruh unit-unit di Politeknik Bina Trada Semarng melaksanakan RTL (Rencana Tindak Lanjut) yang merupakan upaya yang dilakukan setelah AMI yang spesifik dan realistis.

Setelah melalui serangkaian pemeriksaan dan analisis, langkah berikutnya setelah selesai melakukan audit adalah menyusun rencana tindak lanjut. Rencana ini merupakan langkah kunci untuk meningkatkan kinerja Perguruan Tinggi, memastikan kepatuhan terhadap standar mutu, dan mengidentifikasi peluang perbaikan.

Dalam rapat RTL yang diadakan selama 2 hari yaitu 23 – 24 Januari 2024 membahas tentang beberapa hal sebagai berikut:

  1. Analisis Hasil Audit: Setelah selesai melakukan audit mutu internal, langkah pertama adalah melakukan analisis mendalam terhadap hasil audit. Identifikasi temuan yang berkaitan dengan kebijakan, prosedur akademik, pengelolaan keuangan, dan aspek-aspek kritis lainnya.
  2. Prioritasi Temuan dan Penyusunan Rencana Aksi: Klasifikasikan temuan berdasarkan tingkat urgensi dan dampaknya terhadap kualitas pendidikan. Susun rencana aksi yang mencakup langkah-langkah konkret, tanggung jawab pelaksana, dan batas waktu implementasi.
  3. Pengembangan Program Peningkatan Dosen: Fokus pada pengembangan program pelatihan dan pengembangan dosen. Mensupport dan menfasilitasi dosen untuk memiliki keterampilan terkini agar dapat memberikan pengalaman mengajar yang relevan.
  4. Peningkatan Sarana dan Prasarana: Periksa temuan terkait dengan sarana dan prasarana perguruan tinggi. Susun rencana untuk meningkatkan atau mengembangkan fasilitas fisik, teknologi, dan perpustakaan guna mendukung proses pembelajaran.
  5. Penguatan Sistem Evaluasi Mahasiswa: Perbaiki dan perbarui sistem evaluasi mahasiswa. Libatkan mahasiswa dalam proses penilaian dan terus evaluasi untuk memastikan kualitas pembelajaran.
  6. Peningkatan Transparansi Administratif: Meningkatkan transparansi administratif melalui penyediaan informasi yang jelas dan mudah diakses terkait kebijakan, biaya, dan prosedur administratif.
  7. Inovasi Kurikulum: Selaraskan kurikulum dengan perkembangan terkini dalam bidang studi. Tambahkan elemen inovatif dan aplikatif untuk memastikan relevansi program studi dengan kebutuhan industri.
  8. Pemanfaatan Sistem Akademik: Memanfaatkan secara efisie sistem akademik yang modern, dapat membantu dalam pengelolaan data, pengelolaan penjadwalan, dan pengelolaan informasi akademik secara keseluruhan.
  9. Promosi Penelitian dan Publikasi: Dorong dan dukung aktivitas penelitian dan publikasi dosen dan mahasiswa. Inisiasi kolaborasi dengan industri dan pihak eksternal untuk meningkatkan dampak penelitian.
  10. Pelibatan Pihak-Pihak Terkait: Libatkan pihak-pihak terkait, termasuk alumni, dunia usaha, dan masyarakat lokal. Kolaborasi dengan pihak eksternal dapat memberikan pandangan berharga untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Dengan mengimplementasikan rencana tindak lanjut yang komprehensif, perguruan tinggi dapat meningkatkan kualitas pendidikan, mempertahankan reputasi yang baik, dan mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan di masa depan. Rencana tindak lanjut bukan hanya sekadar tanggapan terhadap temuan audit, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk mencapai keunggulan dalam dunia pendidikan tinggi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *